:: SELAMAT DATANG di Media Online “BERITA.Com” ::

Minggu, 07 Januari 2018

Perlunya Perencanaan Hidup

Perlunya Perencanaan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Every minute you spend in planning saves 10 minutes in execution; this gives you a 1,000 percent return on energy! – Setiap menit yang Anda habiskan untuk perencanaan menghemat 10 menit dalam pelaksanaan; dan energi Anda kembali 1.000 persen.” –Brian Tracy.

Masa lalu adalah masa yang bukan milik kita lagi. Masa sekarang adalah anugrah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin. Sedangkan masa depan belum tentu milik kita dan penuh ketidakpastian. Itulah mengapa diperlukan perencanaan hidup agar kita mudah melakukan tindakan tertentu jika dibutuhkan.

Ilustrasi berikut ini semoga dapat menggambarkan alangkah penting membuat perencanaan hidup. Ini kisah tentang seorang nenek tua yang berumur sekitar 70 tahun. Ia hidup seorang diri. Setiap pagi selalu ada seorang pengantar koran yang terus berteriak-teriak di depan rumahnya sampai wanita itu muncul dan mengambil koran langganannya.

Teriakan keras loper koran sudah lama dikeluhkan oleh para warga sekitar. Sampai suatu pagi seorang profesor yang berada di samping rumah itu memprotes si loper koran, karena ia benar-benar terganggu. Dengan tergopoh-gopoh wanita tua itu keluar rumah, mengambil koran dari tangan loper koran itu sambil te
... baca selengkapnya di Perlunya Perencanaan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 30 Desember 2017

Golf dan Kisah Hidup Kita

Golf dan Kisah Hidup Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saat sedang mempersiapkan untuk melakukan tee shot di lobang ke 10 dengan par 4.

?Duh! Udah main seharian dan hanya terus-terusan par.?

Anda mengayun stick golf Anda, bola terbang ke sebelah kiri, agak sedikit di jalur yang Anda inginkan tetapi akhirnya melebar terlalu jauh. Sialnya, bolanya memantul ke arah rough.

?Seharusnya sekarang saya pukul 100-yard ke arah green, kalau tidak saya harus berjuang lebih berat lagi untuk par di lubang ini.?

Anda memukul dengan skill kelas dunia, seperti Tiger Woods. Bola itu terbang dengan indahnya namun hanya melewati green dan jatuh di belakang green.

Wow! Meski bola telah memantul dengan buruk ke arah rough dan pukulan yang sangat baik keluar dari rough, Anda masih harus berjuang memukul bola menuju lubang di luar green dengan jarak sekitar 40 feet. Anda menghela nafas panjang, menenangkan diri Anda barang semenit dan memukul bola dengan lembut menuju lubang.

?Wow! Bolanya meluncur mulus dengan kecepatan yang cukup. Seharusnya masuk nih.?

Bola meluncur menuju lubang tetapi hanya memutar lubang dan melenceng kurang lebih 4 feet ke kiri.

?Aduh!!! Nyaris!?

? Gila! Tee shot sejauh 300 yard, pantulan yang buruk ke rough, pukulan mantap menuju lubang tapi melenceng sedikit sejauh 40 yard dan melakukan putt terbaik yang saya bisa ternyata masih gagal juga.?

And
... baca selengkapnya di Golf dan Kisah Hidup Kita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 19 Desember 2017

Wiro Sableng #111 : Hantu Langit Terjungkir

Wiro Sableng #111 : Hantu Langit Terjungkir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

DI DALAM telaga yang kedalamannya setinggi leher, Pendekar 212 Wiro Sableng kibas-kibaskan rambut gondrong basahnya. Dia bermaksud hendak menselulupkan tubuhnya sampai kepala sekali lagi baru keluar dari telaga itu. Namun tiba-tiba, pluk! Sebuah benda menghantam kepalanya. Kagetnya sang pendekar bukan kepalang. Pundaknya sampai tersentak ke atas. Benda yang tadi mengenai kepalanya itu jatuh ke telaga. Sebelum tenggelam ke dalam air Wiro cepat mengambilnya.

Ternyata sebuah jambu muda berwarna hijau. Wiro memandang berkeliling. "Tak ada pohon jambu sekitar telaga ini. Berarti ada orang jahil mempermainkanku!" pikir murid Sinto Gendeng sambil memperhatikan seputar telaga. Tapi dia tak melihat siapa-siapa. "Jangan-jangan ini pekerjaan bocah konyol Naga Kuning atau si kakek geblek Setan Ngompol. Awas mereka berdua. Akan kubalas nanti!"

Wiro lalu memasukkan tubuh dan kepalanya ke dalam air telaga yang sejuk itu. Sesaat kemudian kepala disusul tubuhnya mencuat kembali di permukaan air telaga. Justru saat itu sebuah jambu muda berwarna hijau
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #111 : Hantu Langit Terjungkir Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 11 November 2017

Satirung Peseg

Satirung Peseg Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“emakkk… huhuhu”, irung yang masih mengenakan seragam sekolahnya itu berlari menghampiri emak di dapur. Ia memeluk emak yang sedang mengulek bumbu.
“ada apa toh nduk. Kok kamu nangis lagi”, tanya emak santai dan masih mengulek bumbu di dapur.
“emak, aku dihina lagi”, eluh irung. Ia menangis. Emak berhenti mengulek. Ia membalikkan badan.
“sudahlah nduk… ndak usah dipikirin. Lagian nanti mereka juga bosen-bosen sendiri. Kamu tutup kuping aja. Pura-pura ndak tahu”, emak membelai lembut rambut irung yang mengembang dan kriting itu.
“ahhh… Mereka nggak akan bosen hina irung. Buktinya, dari awal mos sampai saat ini, irung masih saja tetap jadi bahan tertawaan. Irung benci sama mereka. Irung benci nama irung. Irung pengen ganti nama. Irung benci mata belok irung. Irung benci rambut ini. Irung benci warna kulit irung yang persis seperti orang habis nyelam di lumpur. Pokoknya irung benci sama diri irung. Emak, emak kenapa sih dulu ngasih irung nama jelek kayak gini. Ini itu beban buat irung”, eluh irung di sela-sela isak tangisnya. Sesaat emak terdiam.
“terus kamu maun
... baca selengkapnya di Satirung Peseg Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 08 Desember 2016

Encang Priyatna Sukses Pimpin Pemdes Leuwibudah


Kab.Tasik, LINTAS PENA
Pemerintah desa leuwibudah kecamatan Sukaraja alokasikan dana desa (DD)tahun anggaran 2016 untuk Pembangunan jalan dan TPT serta jalan semi Hotmix,hal itu di ungkapan kepala desa Encang Priyatna di ruang kerjanya, sedangkan anggaran DD untuk tahun ini totalnya kurang lebih Rp.670 jutaan,
            “  berkat sinergitas antara pihak pemdes, BPD dan LPM serta tokoh masyarakat dan semua warga masyarakat di desa ini roda pembangunan di desa ini berjalan dengan lancar, dan masyarakat menyambut baik,serta rela berjibaku bergotong royong untuk untuk melaksanakan pembangunan desa ini ,”ungkapnya
            Encang menambahkan bahwa kesuksesan pihak pemdes itu semua berkat sinergitas antara BPD, LPM dan tokoh masyarakat serta peran dari warga masyarakat kami,untuk bisa terjalin sinergitas yang baik dan supaya terjalin harmonisasi serta tercipta kondusifitas di desa ini kami mempunyai moto yaitu"membangun,membina dan memberdayakan,masyarakat serta,selalu mengedepankan asas, nyaahhan,deudeuhan, asihan dan hampuraan,”Alhamdulillah asas itu selalu dikedepankan ,dan asas itu sekarang menjadi percontohan desa desa yang lain yang ada di kecamatan sukaraja, sekarang desa desa yang lain juga memakai asas itu,” tandasnya
            Menurutnya,  program DD untuk tahun ini bisa merata, soalnya tiap kedusunan juga mendapat pembangunan, jadi kami pihak pemdes merasa senang karena bisa merealisasikan anggaran DD secara merata, dan masyarakat desa ini pun sangat senang karena akses infrastruktur di desa ini yang ada di empat kedusunan sudah pada bagus,diharapkan setelah adanya infrastruktur yang bagus bisa dinikmati semua warga masyarakat desa leuwibudah dan dapat mendorong dan mendongkrak roda perekonomian dan bisa memudahkan akses,untuk masyarakat desa ini,sekarang penduduk desa ini jumlahnya ada 6 ribu jiwa,dan mata pencaharian nya petani,buruh tani dan buruh bordir, diharapkan dengan adanya jalan jalan yang bagus perekonomian warga masyarakat desa ini jadi lebih meningkat harapnya
            Sementara di tempat terpisah Ujang (39)warga dusun Cukang awi menyatakan bahwa kinerja kepala desa(Encang)sangat baik dan sangat peduli terhadap warga masyarakat, ketika masyarakat membutuhkan bantuan selalu cepat tanggap,dan tidak sombong, pokonya pa.kuwu Encang sosok pemimpin yang peduli, dan merakyat serta memiliki jiwa sosial yang tinggi singkatnya.(MUMUH MUHLIS)***

Rabu, 16 Februari 2011

Warga Tuntut Peresmian Desa Mekarmulya Kab.Ciamis


CIAMIS, (PRLM).- Sekitar lima puluh warga Desa Mekarmulya, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Ciamis mendatangi DPRD Ciamis, menuntut agar pemerintah daerah segera meresmikan desa tersebut sebagai wilayah yang mandiri lepas dari Desa Sidamulih. Tuntutan tersebut berkenaan dengan dua desa pemekaran lainnya yaitu Desa Cisarua di Kecamatan Langkaplancar, serta Desa Kertajaya di Kecamatan Panawangan, sudah diresmikan pemekarannya.

Mssa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Desa (FMPD) tersebut menggerudug DPRD setelah beberapa kali upaya agar desa pemekaran segera diresmikan, gagal dilaksanakan. Dalam aksi damainya, mereka menggelar dialog dengan wakil rakyat yang dipimpin mantan Sekretaris Panitia Khusus (Pansus) DPRD Ciamis tentang pemekaran desa, anggota Komisi II, Dedi Risnandi, Rabu (16/2) di ruang sidang utama DPRD Ciamis.

Dalam aksinya yang dipimpin Ai Nanan Handayani yang didampingi sejumlah warga seperti Koordinator Lapangan FMPD, Arip Budiman, serta beberapa tokoh masyarakat menyakatkan bahwa menyatakan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah yang dinilainya tidak konsekuen. Mereka mengatakan bahwa terlambatnya peresmian desa, karena ketidaktegasan pemerintah, serta adanya campur tangan dari kepentingan politik.

"Buktinya ketika putusan rapat Badan Perwakilan Desa (BPD) desa induk agar segera berjalan, namun akhirnya ada penjegalan dan benturan. Ada apa sebenarnya, dua desa pemekaran lain sudah diresmikan, akan tetapi giliran Mekarmulya, sampai saat ini tidak terealisasi," tutur Ai.

Pernyataan serupa juga dikemukakan Arip dan Nanang Haryana. Keduanya menyatakan bahwa secara prinsip sudah tidak ada lagi persoalan mengenai pemekaran, termasuk dalam memutuskan pejabat sementara (pjs) yang bakal menjadi Kepala Desa setempat. Persoalan muncul ketika dari pihak kecamatan atau pemerintah daerah ternyata tidak sependapat dengan hasil rapat BPD menyangkut sosok yang bakal duduk sebagai pjs.

"Rapat BPD merupakan proses demokrasi tertinggi di desa sudah mengambil keyuptusan, akan tetapi pada kenyataannya ada yang mengganjalnya. Kami kaget ketika mendapatkan penjelasan bahwa yang menjadi pjs bukan figur yang merupakan hasil rapat BPD. Tetapi ditunjuk orang baru yang nota bene bukan orang setempat," tutur Arip.

Menanggapi hal itu Dedi Risnandi yang didampingi anggota Komisi 1 DPRD Ciamis, Ajum Anwar Sutisna mengatakan dapat memahami apa yang menjadi keinginan warga untuk dilaksanakannya pemekaran desa. Dia juga mengaku apa yang disampaikan kepada wakil rakyat di DPRD Ciamis merupakan kehendak masyarakat. "Saya dapat memahami keadaan itu. Temuan saya di lapangan, pemekaran tersebut memang merupakan aspirasi masyarakat," tuturnya.

Berkenaan dengan pengisian pjs Kepala Desa Mekarmulya, dia menyatakan persoalan tersebut harus diselesaikan melalui mekanisme atau aturan. Dengan demikian sosok yang bakal ditunjuk dan dilantik harus sesuai dengan kriteria yang ada dalam aturan perundangan. ''Ada mekanisme pengisian pjs, termasuk berapa lama memegang jabatan tersebut. Untuk itu agar tidak muncul persoalan di kemudian hari, semuanya harus ditempuh sesuai dengan mekanisme yang ada. Persoalan ini akan segera saya sampaikan ke pimpinan dewan," ujarnya di depan warga Mekarmulya. (A-101/das)***

Senin, 24 Januari 2011

Agus Partiwa ST Sukses Kembangkan Domba Kontes dan Konsumsi

WALAUPUN awalnya iseng dan basicnya sarjana teknik (ST), Agus Partiwa rupanya sukses menjadi peternak di Kec. Sukamantri Kab.Ciamis, terutama dalam mengembangkan ternak domba ‘adu’ kontes dan konsumsi melalui Kelompok Tani “Karya Mukti 3” yang dipimpinnya. Alasannya sederhana, bahwa beternak domba punya prospek cerah dan menguntungkan, karena pasarnya cukup jelas dan permintaannya pun tak pernah sepi.

Lantas, Agus memilih ternak domba jenis domba garut yang selama ini dikenal luas sebagai hewan untuk ‘kontes’ adu ketangkasan, sebenarnya sangat potensial untuk dijadkan ternak pedaging. Karena kandungan daging hewan itu lebih banyak dibandingkan dengan domba biasa meskipun diberi pakan yang sama.

“Potensi pasar terbesar pertama adalah hewan ternak Domba Garut untuk memenuhi kebutuhan tahunan ibadah kurban. Kemudian menyusul kebutuhan konsumsi daging harian baik itu rumah tangga, restoran dan warung sate. Selanjutnya adalah kebutuhan aqiqah, dan terakhir adalah penghobi yang selalu mencari bibit Domba Garut jantan unggulan.”jelas Agus Partiwa yang saat ini memiliki domba sekitar 60 ekor .

Bahkan, beternak domba garut untuk ‘kontes’ adu ketangkasan sangat menguntungkan, karena harganya rata-rata di atas Rp.10 juta per ekor.Apalagi kalau domba tersebut sering meraih juara pada setiap ‘kontes’ adu ketangkasan.”Nah, domba garut milik saya sendiri saat Pesta Patok di Sukamantri pada 18 Desember 2010 lalu, sudah ada penghobi yang menawar seharga Rp.20 juta,”tutur Ketua Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) Kec.Sukamantri.

MANDIRI

Agus Partiwa menjelaskan, jumlah anggota Kelompok Tani Ternak “Karya Mukti 3” sebanyak 10 orang, dimana mereka memelihara ternak domba dan kambing miliknya sebanyak 60 ekor tersebut. Hal yang menarik, kelompok tani yang dipimpinnya itu berusaha mandiri atau mengeluarkan kocek sendiri untuk membeli domba/kambing, karena selama ini belum pernah menerima bantuan ternak dari pemerintah.

Selain beternak domba dan kambing, pria tinggi ini memiliki 11 hektar lahan pertanian terpadu (hortikultura, tanaman pangan dan ternak) yang digarap oleh anggota Kelompok Tani Karya Mukti 3 Desa Sukamantri.”Dengan mengelola pertanian terpadu ini ternyata cukup menguntungkan, karena saling keterkaitan, misalnya kotoran domba bisa dijadikan pupuk organic, sehingga menghemat biaya produksi dan hasilnya cukup maksimal,”tuturnya.

Namun, beternak domba garut (plus domba lokal) dan kambing menjadi prioritas utama, karena dinilai menguntungkan dan prospek pasarnya terbuka luas serta pemasarannya tidak sulit. “Khusus menjelang pelaksanaan Idhul Qurban, kelompok ternak kami kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar, terutama dari Malaysia dalam jumlah banyak. Hingga saya sering mendatangkan domba dan kaming dari peternak luar Kec.Sukamantri. Namun, pasar Malaysia banyak membutuhkan jenis kambing kacang untuk Qurban.”paparnya.

Bahkan, lanjut Agus Partiwa, keberadaan usaha ternak domba dapat memberikan kontribusi nyata terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat dalam memanfaatkan sumberdaya alam. Hal ini sesuai visi dan misi Departemen Pertanian RI, bahwa komoditas domba dan kambing merupakan salah satu komoditas yang memenuhi kriteria untuk terus dikembangkan. Karena ternak ini dinilai memiliki daya saing, berkerakyatan dan berkelanjutan. (REDI MULYADI)***

Senin, 27 Desember 2010

Warga Desa Mekarjaya Kab.Tasik Berhasil Laksanakan Delapan Program Pembangunan



Kabupaten Tasikmalaya, BERITA.Com

Dalam kurun waktu dua tahun, atas dasar musyawarah dengan lembaga-lembaga desa dan tokoh masyarakat, pihak Pemerintahan Desa Mekarjaya, Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya dinilai telah berhasil melaksanakan delapan program pembangunan sarana kebutuhan warga.

“Selama dua tahun terakhir ini, Pemdes Mekarjaya bersama warga berusaha membangun delapan titik sarana kebutuhan warga, sehingga kini dapat dinikmati dan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga,”ungkap Makin Mustofa, Kepala Desa Mekarjaya.

Makin Mustofa menjelaskan, bahwa delapan program pembangunan yang telah berhasil dilaksanakan antara lain: pembuatan Jl.Kubang Kuwu sepanjang 500 meter menelan dana sebesar Rp.53 juta termasuk swadaya masyarakat Rp.10 juta, pengaspalan Jl. Karangdan sepanjang 1.460 meter menela dana Rp 212.307.000(PNPM-2009).

Kemudian pembangunan jalan lingkungan Sapipir yang menghabiskan dana sebesar Rp.23.159.500 termasuk swadaya sebesar Rp.13.659.500.Selain itu, juga Padat Karya tahun 2010 yakni perbaikan irigasi Karangdan-Bebedahan sepanjang 1.100 meter melalui PNPM 2009 sebesar Rp.150.550.000, pengaspalan Jl.Kubang Eceng sepanjang 1.300 meter dengan dana Rp.134.052.500 termasuk swadaya Rp.2.850.000 (PNPM 2010).

Selain itu, menurut Kades Mekarjaya, yakni pengaslapan Jl.Kokoncong sepanjang 600 meter dari dana ADD tahun 2010 sebesar Rp.50 juta ditambah swadaya Rp 3,3 juta, lantan Jl.lingkungan Kubang Eceng sepanjang 140 meter dengan sumber dana APBD sebesar Rp.25 juta dan pemasangan bronjong sepanjang 50 meter.”Peran masyarakat di sini sangat besar,”tuturnya(*)

Sektor Pariwisata Jadi Andalan PAD Kab.Tasik


Kabupaten Tasikmalaya BERITA.Com

Sejumlah kawasan objek wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya akan mendapat perhatian serius dengan melakukan penataan dan pengelolaan serta promosi yang gencar. Karena dunia pariwisata merupakan aset yang yang tidak mengenal habis dan tidak akan pernah punah.Bahkan pemerintah daerah setempat akan berusaha menggelontorkan dana untuk penataan objek wisata agar menarik minat wisatawan.

Bila kondisi sejumlah objek wisata sudah bagus dan diminati wisatawan, maka diharapkan akan ada timbal balik dari sektor pariwisata tersebut, sehingga dapat mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar.”Bahkan, sektor pariwisata akan menjadi andalan PAD di Kabupaten Tasikmalaya ke depan, bila pengelolaannya secara serius,”ungkap Drs.H.Abdul Kodir MPd, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tasikmalaya.

Untuk itulah pada anggaran 2011 mendatang, lanjut Abdul Kodir, sektor pariwisata akan terus digenjot/ditingkatkan untuk dilakukan penataan, sehingga mampu memikat wisatawan baik lokal maupun domestic berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya.

“Selama ini, kami belajar dari pengelolaan sektor pariwisata di Pulau Bali, karena ternyata bahwa sektor wisata menjadi tumpuan PAD.Padahal, kami juga memiliki potensi wisata yang luar biasa, baik wisata sejarah maupun pantai selatan dan lainnya. Kenapa potensi itu tidak kita manfaatkan?”kata Sekda.

Dia mengakui, bahwa dunia pariwisata merupakan aset yang yang tidak mengenal habis dan tidak akan pernah punah, terutama bila melihat potensi sejumlah objek wisata yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.(*)

Warga Desa Rancapaku Adakan Berbagai Kegiatan Sambut Tahun Baru Islam



Kab.Tasikmalaya, BERITA.Com

Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1432 H dan syiar Islam, masyarakat desa Rancapaku menyelenggarakan berbagai macam kegiatan seperti: Tiwalatil Qur’an, Sholawat Deba, Lomba Cerdas Cermat(LCC), Qosidah dan Tabuh Beduk Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari bertempat di Desa Rancapaku Kecamatan Padakembang Kabupaten Tasikmalaya pada tgl 18 -20 Desember 2010 dan di akhir acara di adakan Tablik Akbar dengan penceramah K.H. Suryana dan memberikan santunan bagi para yatim piatu dan jompo berasal dari 40 Rt di lingkungan Desa Rancapaku sebanyak 120 orang.

“Kegiatan ini digelar untuk mengisi dan memaknai Tahun Baru Islam 1432 H sehingga terasa bermakna,”ujar Kholik Abdul Kholik, Kepala Desa Rancapaku kepada LINTAS PENA.

Abdul Kholik mengatakan, bahwa tradisi menyambut Tahun Baru Islam harus menjadi bagian dari prosesi kebangkitan umat. Apalagi bila merunut sejarahnya, Tahun Baru Islam ditetapkan berdasarkan saat Rasulullah SAW melakukan hijrah dari Kota Mekah ke Kota Yastrib atau Kota Madinah saat ini. “Proses hijrahnya Rasulullah dari Kota Mekah ke Kota Madinah menandai kebangkitan umat Islam pada zamannya. Untuk itu sangat relevan bila perayaan kali ini juga menandai kebangkitan umat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Rancapaku keseluruhan,” ujarnya.

Kades Rancapaku menambahkan, pergantian tahun baru Islam harus diperingati untuk merefleksi amal dan dosa pada masa lalu, bukan untuk berlebih-lebihan dan foya-foya. Selain itu ini juga dilakukan agar umat Islam mempunyai jati diri, lebih mencintai budaya islam serta memperdalam ke imanan terhadap Alloh SWT

“Tujuan merayakan pergantian tahun baru Islam ini sebetulnya merupakan suatu moment untuk refleksi diri, penghisapan diri dan memuhasabah diri tentang perjalanan hidup setahun belakangan, dengan pertambahan angka umur tahun ini, pada hakekatnya merupakan pengurangan umur yang kita miliki menurut konsep Islam. Jadi dengan pergantian tahun ini mudah-mudahan kita bisa lebih menghisab diri atas perbuatan yang kita lakukan pada masa-masa yang lalu serta memperbaikinya, mudah-mudahan dengan peringatan ini betul-betul mampu menimbulkan dampak positif bagi masyarakat dan para perangkat Desa Rancapaku”tutur Abdul Kholik. (WARTONO)***